DEFINISI DIGITAL SECURITY,CONTOH KASUS,PENDAPAT PARA AHLI,SERTA PRO DAN KONTRA NYA
Digital security adalah perlindungan identitas digital anda yang terhubung dengan dunia internet. digital security dapat berupa anti virus, aplikasi-aplikasi pelindung web, dsb. malware (malicious software) merupakan program computer yang diciptakan untuk mencari kelemahan pada suatu software pada computer.
Contoh Kasus
Database Kejaksaan Agung RI Jebol
Selalu ada saja alasan bagi hacker untuk menyenggol website yang punya celah keamanan. Seperti yang remaja 16 tahun asal Lahat ini lakukan.Gara-gara bosan sekolah online sejak pandemi Corona, MFW alias Gh05t666nero mengisi waktu luang dengan nge-hack situs Kejaksaan Agung RI.
Akibat keisengan Gh05t666nero, situs Kejaksaan Agung RI kena deface sehingga tampilannya berubah. Di situsnya tertera pesan bernada protes dan cap merah HACKED.Tak hanya itu, Gh05t666nero juga menjebol database Kejaksaan Agung dan menjual 3.086.224 data kepegawaian ke RAID Forums seharga Rp400ribu.
Kasus ini selesai setelah MFW diamankan oleh tim Kejaksaan Negeri Lahat dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Meski begitu, Kejaksaan tetap meminta pengguna aplikasi internal Kejaksaan untuk mengganti password. sebenarnya ini bukan kali pertamanya situs Kejagung kena hack. Di tahun 2017, Kejagung juga pernah kena deface sehingga website-nya menampilkan gambar Harley Queen dan pesan bernada protes dari hacktivist.
Pro : Hati-hati dalam dunia digital,jangan sampai data-data penting atau data pribadi kita bocor karena keisengan para hacker.
Kontra : Harusnya lebih berhati-hati lagi untuk data-dta yang kita shere di dalam media sosisal,apalagi data-data negara seharusnya tidak bisa bocor sprti kasus ini.
Pendapat Para Ahli
Menurut ISO (International Organization for Standardization), tepatnya ISO/IEC 27032; mengutip dari sejumlah sumber; cyber security atau cyberspace security adalah preservasi dari kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi di cyberspace.
Komentar
Posting Komentar